Kabar Paciran
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik

KABAR.PACIRAN.COM -2 Buku karangan Moamar Emka yang menceritakan kehidupan malam Jakarta ini sempat menjadi best seller. Buku pertama berjudul Jakarta Undercover 1: Sex 'n The City dan diikuti buku ke-2 berjudul Jakarta Undercover 2: Karnaval Malam. Kedua buku tersebut berkisah tentang pengembaraan seorang Moamar Emka yang mantan santri di gemerlap dunia malam Jakarta.

Jakarta Undercover

Jakarta Undercover 1: Sex 'n The City


Liputan tuntas dunia malam jakarta dari seks bulan madu pajero goyang, melrose place high callgirls, sex sandwich sashimi girls, service dobel-tripel vip sauna, lulur tripel x salon-salon eksekutif, sex drive-thru rumah cinta xxx, orgy order massage ladies, nude ladies nite vip casino, sex-midnite gadis-gadis burespang sampai private sex parties.

Jakarta Undercover #1 Sex ‘n The City Pdf Oleh Moammar Emka
Cover Buku Jakarta Undercover 1: Sex 'n The City

Buku ini memberi suguhan informasi yang berbeda, berani dan sensasional. Dan sejumlah artikel jelas tergambar tentang bagaimana tingkat dan perilaku seks masyarakat metropolitan, khususnya Jakarta. Meskipun seks itu bisa dikatakan sebagai sebuah kenikmatan bagi setiap orang, tapi pada kenyataannya setiap orang punya keinginan, pandangan dan cara yang berbeda untuk merealisasikannya. Dalam skala yang lebih luas, buku ini menunjukkan satu sisi penting dalam hidup manusia bahwa seks adalah anugerah Tuhan yang penuh sensasi, yang tidak saja harus dipertanggungjawabkan secara moral tapi juga agama. Buku ini juga memberikan banyak informasi yang mengejutkan tentang praktek seksualitas di Jakarta.


Dengan semangat perayaan seks dan seksualitas itulah kita sambut buku Moammar Emka yang mengungkapkan berbagai aspek seks dan seksualitas di Jakarta. Menarik sekali latar belakang dia yang santri dan Jetak, Montong, Tuban, lalu melanjutkan ke Madrasah Aliyah di Denanyar, Jombang, dan kemudian ke IAIN Jakarta. Saya amat tergoda...


Download gratis Jakarta Undercover #1: Sex ‘n The City


Untuk mendownload pdf nonfiksi berjudul "Jakarta Undercover #1: Sex ‘n The City" karya Moammar Emka, silahkan klik tombol di bawah ini.


DOWNLOAD


Baca online eBook Jakarta Undercover #1: Sex ‘n The City karya Moammar Emka


Anda juga bisa membaca secara online ebook Jakarta Undercover #1: Sex ‘n The City yang ditulis oleh Moammar Emka. Jika ingin membaca secara online, silahkan klik tombol di bawah ini.


BACA ONLINE


Jakarta Undercover: Karnaval Malam


Jakarta Undercover #2 Karnaval Malam By Moammar Emka

Liputan tuntas dunia remang-remang Jakarta. Dari Gay & Lesbian Siciety – Blue Sauna Eropa Timur – Tangju After Lunch – Pijat Dada Super 36B – Afternoon Sex China Girls – Guys Trophy Klub Arisan Seks – One Nite Stand Gadis-gadis Mickey Mouse – Mount Blow Service From Macau – Love House Gadis-gadis Kawanua – Lesbian Package Tengah Malam – Massage Boys Punya Selera – Sexy Nurses Party, Girls No Bra & Exotic Boy Dancers – Pesta Tanggal Separuh Baju – Seks & Surga Gedhek Three nite Party – Bursa Seks Cewek-cewek Impor – Seks Tukar Kunci – Stripis Triple Private Show – Hottest Club, Nude Hostess – Gigolo-gigolo Lintas Jakarta, dan lain-lain.

Download gratis Jakarta Undercover #2: Karnaval Malam pdf oleh Moammar Emka

mendownload pdf non-fiksi berjudul "Jakarta Undercover #2: Karnaval Malam" karya Moammar Emka, silahkan klik tombol di bawah


DOWNLOAD


Baca online eBook Jakarta Undercover #2: Karnaval Malam karya Moammar Emka


Anda juga bisa membaca secara online ebook Jakarta Undercover #2: Karnaval Malam yang ditulis oleh Moammar Emka. Jika ingin membaca secara online, silahkan klik tombol di bawah ini.


BACA ONLINE


Download Seri Buku Jakarta Undercover (Moamar Emka) PDF Lengkap

beasiswa unggulan kemendikbud

KABAR.PACIRAN.COM - Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abdul Kahar mengapresiasi animo masyarakat yang tinggi untuk mengikuti seleksi Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020.


Beasiswa yang masih membuka pendaftaran hingga 3 Oktober 2020 tersebut diminati oleh 31.800 pendaftar sejak hari ketiga pendaftaran dibuka.

Abdul berharap, calon penerima Beasiswa Unggulan telah memiliki perencanaan studi yang baik ketika akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.


“Minimal setahun harus memikirkan baik-baik rencana studi, agar Anda siap secara mental. Harus ada titik sambung antara promotor beasiswa dengan minat yang Anda kehendaki,” ucap Abdul ketika menyampaikan sambutannya dalam acara Webinar Sosialisasi Pembukaan Beasiswa Unggulan (BU) Tahun 2020 yang berlangsung secara virtual, Jumat (25/9/2020), seperti dilansir dari laman Kemendikbud.


Beasiswa Unggulan memberi kesempatan bagi pelajar yang bertalenta unggul untuk kuliah S1, S2, dan S3. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah memiliki surat diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa yang sudah melangsungkan perkuliahan maksimal semester 2 pada saat mendaftar.


Ketentuan Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020


Lebih lanjut, Abdul Kahar menegaskan, perencanaan studi di perguruan tinggi membutuhkan pertimbangan yang cermat.


Pasalnya, hal itu menyangkut pemilihan program studi yang sesuai passion, materi kuliah yang akan diambil, dan proposal riset/penelitian yang akan diajukan agar kompetensi mahasiswa dapat berkembang sesuai harapan.


beasiswa unggulan kemendikbud 2020
Program Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2020

Sub Koordinator Program Beasiswa Unggulan, Puslapdik, Kemendikbud I Wayan Loster mengatakan, dikarenakan pandemi COVID-19, peserta yang diperkenankan mendaftar BU tahun ini hanya mahasiswa yang berasal dari dalam negeri.

Selain itu, untuk seleksi tahap kedua prosesnya akan lebih memperhatikan unsur kesehatan dan keselamatan.

Jika wawancara pada tahun sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka, tahun ini apabila perkembangan Covid-19 masih mengkhawatirkan maka teknis seleksi akan menggunakan aplikasi virtual.


“Untuk tahun ini, wawancara tatap muka hanya akan dimungkinkan pada zona wilayah yang dinyatakan aman,” ungkapnya.

I Wayan Loster juga menjelaskan hal-hal yang bisa memengaruhi pemberian beasiswa.

Pertama, beasiswa akan dikurangi/dipotong sebesar 5 persen dari keseluruhan biaya yang diberikan apabila mahasiswa memperoleh IPS kurang dari 3,00 untuk jenjang S1, dan 3,25 untuk jenjang S2/S3.


Kedua, penerima BU yang memperoleh IPS kurang dari 3,00 pada program S1 atau IPS kurang dari 3,25 pada program S2/S3 secara berturut-turut selama 2 (dua) semester dapat dikenai sanksi pembatalan sebagai penerima beasiswa.


Lalu, penerima BU dapat dikenai sanksi pengembalian dana beasiswa yang diterima ke kas negara apabila menerima beasiswa dari sumber lain dengan komponen beasiswa yang sama, pindah Perguruan Tinggi dan/atau program studi, berhenti dalam pendidikan, dan/atau mengundurkan diri sebagai penerima BU.


Penanggung Jawab Program Beasiswa Unggulan Tahun 2006-2019 Musa Yosep mengingatkan agar calon pendaftar memperhatikan seluruh informasi program ini dengan saksama.

“Membaca, menyiapkan dokumen, dan jangan terburu-buru men-submit. Mahasiswa harus betul-betul menyiapkan dokumennya,” imbuh Musa.


“Bagi teman-teman yang sudah mendapat KIP Kuliah, jangan mendaftar BU lagi. Jika sudah dapat bantuan UKT juga harus pilih salah satu.”



Narasumber lainnya, Anak Agung Ayu Suryawati menyampaikan salah satu syarat untuk mendaftar BU adalah peserta diwajibkan untuk membuat esai dengan tema ‘Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia’.

Ia berharap, esai yang dituliskan mampu menggambarkan prestasi calon penerima BU dengan jelas.


“Menulis esainya harus bisa menggambarkan prestasi kalian karena kita sedang mencari karakter generasi penerus bangsa. Kami akan melihat portofolio seluruh pendaftar termasuk anak-anak di wilayah 3T karena beasiswa ini berskala nasional maka semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi,” terang Ayu.

Informasi dan pendaftaran beasiswa bisa dilihat disini.

31.800 Orang Sudah Daftar Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020 Sejak Dibuka

KABAR.PACIRAN.COM — Program prakerja sampai sekarang masih menjadi polemik, pasalnya ada beberapa masyarakat dan juga pemuda di indonesia, yang masih belum kunjung di terima program prakerja, meskipun sudah beberapa kali pengajuan.

Tenang, anda tidak sendiri dan jangan berkecil hati dulu, masih ada kesempatan pada program prakerja selanjutnya di gelombang 8.

Juga bagi yang sama sekali belum pernah bisa mendapat kesempatan bergabung lebih dari tiga kali.

Kesempatan itu masih ada, belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti berusaha dan tetap kreatif.

Dilansir kabar.paciran.com dari akun instagram @prakerja.go.id, ada solusi bagi yang belum kebagian kuota dan belum pernah di terima sama sekali.

Berikut solusi resmi menurut akun instagram resmi Prakerja. Yakni dengan cara mengirimkan pengajuan aduan Klik LINK SURAT PENGADUAN sebagaimana akan dijelaskan di bawah ini.

Bagi yang 3 kali gagal

Buat anda yang sudah 3 kali mencoba bergabung ke Gelombang 7 dan sebelumnya, namun belum berhasil menjadi peserta Kartu Prakerja, Kamu dapat mengadukan masalah tersebut ke Kartu Prakerja, caranya:

  1. Buat surat pernyataan gagal 3 kali
  2. Isi surat dengan benar dan kirim lewat email ke kepesertaan@prakerja.go.id
  3. Manajemen Pelaksana Prakerja akan melakukan pengecekan lebih lanjut
Contoh format surat pernyataan dapat anda unduh melalui unduh di link Surat Pernyataan di sini.

Selain mengajukan komplain belum diterima di gelombang sebelumnya, anda juga tetap bisa mencoba bergabung dalam Gelombang berikutnya yakni Gelombang 8.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kartu Prakerja (@prakerja.go.id) on

Mencoba Mendaftar Kembali Program Prakerja

Berikut syarat resmi untuk bergabung di program prakerja gelombang 8

Sebelum mendaftarkan diri secara daring, calon peserta wajib mempersiapkan beberapa dokumen dan data pribadi, seperti (1) data lengkap diri bersama Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP, (2) nomor telepon aktif, dan (3) email aktif.

Adapun persyaratan utama untuk menjadi calon penerima Kartu Prakerja yakni Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 18 tahun, serta tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Jika memenuhi ketentuan itu, pendaftar bisa lanjut membuat akun Kartu Prakerja pada situs www.prakerja.go.id. Berikut tahapannya:

  1. Masukan nomor ponsel atau alamat email yang aktif
  2. Klik kolom Daftar
  3. Kemudian pilih menu Metode Verifikasi
  4. Masukan kode verifikasi yang diterima baik melalui SMS maupun email
  5. Jika selesai, maka pendaftaran berhasil dan pendaftar sudah punya akun Kartu Prakerja

Setelah selesai membuat akun Kartu Prakerja, calon penerima manfaat bisa langsung mendaftarkan diri:

  1. Masuk ke laman prakerja.go.id, login akun yang sudah terdaftar, dan klik menu Daftar Kartu Prakerja.
  2. Isi formulir pendaftaran sesuai format yang disediakan
  3. Klik Selanjutnya
  4. Pendaftar kemudian diminta untuk mengisi tes kemampuan dasar
  5. Jika sudah, klik Selesai

setelah selesai mengisi formulir pendaftaran dan tes kemampuan dasar, pendaftar akan menerima pemberitahuan melalui akun yang sudah terdaftar.

Jika tidak, pendaftar bisa juga langsung mengecek laman prakerja.go.id melalui akun yang didaftarkan, lalu klik menu Cek Status Pendaftaran.

Apabila sudah berhasil memiliki Kartu Prakerja, peserta bisa mengikuti pelatihan.

Kemudian, pemerintah akan memberikan uang insentif sebagai biaya pelatihan yang akan diikuti berdasarkan pelatihan apa yang akan di pilih oleh peserta.

Mendaftar Prakerja Melalui Pemda

Sementara dalam keadaan tertentu, pendaftaran program Kartu Prakerja juga dapat dilakukan secara luring melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah (pemda).

Keadaan tertentu yang dimaksud meliputi terbatasnya infrastruktur telekomunikasi, dan pelaksanaan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Berdasarkan peraturan Permenko No. 11 Tahun 2020, Anda yang sudah menjadi penerima Kartu Prakerja harus segera memilih pelatihan pertama dalam jangka waktu 30 hari sejak mendapatkan SMS pengumuman sebagai penerima Kartu Prakerja.

Bila Anda Prakerja belum memilih pelatihan pertama sampai batas waktu yang ditentukan, maka kepesertaan Anda dalam program Kartu Prakerja akan dicabut.

Sayang sekali, bukan? Maka dari itu, jangan lupa untuk segera pilih pelatihan pertama Anda begitu anda mendapat saldo pelatihan.

Jadi tetap semangat dan jangan berhenti berusaha. Untuk informasi lebih lanjut, anda bisa mengunjungi laman www.prakerja.go.id/faq

Tidak Pernah Lolos Bergabung Kartu Prakerja, Segera Buat Pengaduan Resmi. Ini Link-nya



Paciran : Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Paciran, Kabupaten Lamongan sore kemarin (2/9) menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 di Pendopo Kecamatan Paciran yang dihadiri KPUK Lamongan, Forkompimcam Paciran, Pengurus Partai Politik Kecamatan Paciran, Panwascam Paciran, PPS Se- Kecamatan Paciran, dan PKD Se- Kecamatan Paciran.



Pada sesi seremonial acara sore itu H. Farihi, selaku Ketua PPK Paciran menyampaikan sambutannya, “Kami atas nama PPK Paciran menyampaikan terima kasih kepada Petugas Pemutkhiran Data Pemilih (PPDP) yang telah mencoklit warga yang mempunyai hak pilih selama sebulan di wilayah Kecamatan Paciran dengan berbagai problematinya. Dan juga rasa terima kasih kepada jajaran PPS Se- Kecamatan Paciran yang telah men-support dalam proses pencoklitan itu.” ucapnya.



Sementara itu, Yuliwahyuono, Camat Paciran menyampaikan sambutannya, “Saat ini warga masyarakat Paciran sudah semakin dewasa berdemokrasi, sehingga setiap gelaran Pemilu tidak pernah terjadi benturan antar warga meskipun berbeda pilihan.” katanya.



Disusul dengan sambutan Komisioner KPUK Lamongan Divisi Hukum, Siswanto. Sosok komisioner yang eksentrik ini dengan gaya orasinya memaparkan eksistensi panitia adhock Pemilukada Lamongan 2020 yang harus bebas dari corona. “KPUK Lamongan berharap agar  Pemilukada Lamongan 2020 tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19, sehingga kami mengharuskan semua jajaran panitia penyelenggara adhock dalam perekrutannya  harus mengikuti rapid test corona. Dan kemarin ada beberapa calon PPDP di Kecamatan Paciran yang harus diganti karena hasil rapid test-nya reaktif.” jelasnya.



Pasca acara seremonial itu, lalu dilanjutkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPHP di tingkat Kecamatan Paciran yang dua hari sebelumnya digelar rapat serupa di tingkat 17 desa/kelurahan. Secara berurutan PPS dan PKD diminta melaporkan hasil Rekapitulasi DPHP untuk proses singkronisasi yang ditanggapi secara langsung oleh Panwascam Paciran dan Pengurus Parpol.


Pemimpin Rapat Pleno harus digilir secara bergantian oleh kelima komisioner PPK Paciran karena sampai adzan sholat maghrib berkumandang rapat pleno tetap berlangsung. Menjelang sholat isya’ pukul 19.00 WIB. rapat pleno baru usai dengan jumlah daftar pemilih Pemilukada Lamongan 2020 se-Kecamatan Paciran sejumlah 68.801 orang. (Ried).

PPK PACIRAN GELAR PLENO REKAPITULASI DPHP


Afiqul Adib | Anak Kos


Sampah adalah musuh masyarakat, dan hal tersebut perlu diakui. Apalagi sampah plastik atau yang berbau plastik (tolong jangan dikaitkan dengan korea).


Sampah plastik dianggap musuh masyarakat karena tidak bisa terurai secara alami. Sehingga banyak pecinta lingkungan yang memperjuangkan pelarangan sampah plastik. Mereka geram karena bumi dipenuhi dengan plastik. Bahkan ada suatu kejadian di mana seekor paus mati, dan ditemukan puluhan ton sampah di perutnya.


Sejalan dengan pemikiran tersebut, pemerintah pun ahirnya membuat kebijakan pembatasan pemakaian sampah plastik. Kebijakan ini bisa dilihat ketika berbelanja di Minimarket atau Supermarket. Seperti yang saya temui di Bravo Supermarket daerah Tuban Jawa Timur. Ketika selesai belanja maka akan ditawari sejenis tas atau kardus sebagai pembungkus belanjaan. Tentunya pembungkus tersebut berbayar, dan sangat mengganggu batin saya. 


Bagi saya, pembatasan pemakain plastik adalah kebijakan yang bagus, dalam arti niatnya memang baik. Namun tidak tepat sasaran. Kenapa bisa seperti itu? Oke, jadi gini:


1. Permintaan masyarakat pada plastik itu tinggi, artinya belum ada produk yang menggantikan plastik. Kalau dilakukan pembatasan maka masyarakat harus membiasakan menggunakan kardus atau bahan lain selain plastik yang biayanya agak mahal dari plastik. 

Memulai pembiasaan baru itu sulit dan perlu waktu.


2. Plastik belum bisa digantikan sepenuhnya. Ada beberapa kegunaan plastik yang belum bisa digantikan, seperti fungsi water proof. Yaelah, masak sih jas hujan memakai kertas. Kan sama aja bohong. Belum lagi ketika pandemi. Perlengkapan APD sangat dibutuhkan, seperti masker, handsanitizer (wadahnya), face shild, dan sebagainya, yang mana kebanyakan menggunakan bahan dasar plastik. Itu belum produk sehari-hari seperti bungkus sabun cuci, odol, sampo, dan sebagainya. Produk plastik digunakan memang karena kepraktisan fungsinya.


3. Plastik tidak punya kaki. Ketika ditemukan plastik di perut paus, atau di dasar lautan, saya rasa bukan salah plastiknya, tapi prilaku manusianya. Karena itu yang harus diperbaiki ya manusianya, bukan plastiknya.

Jika plastik tidak boleh dibuang dengan sembarangan karena tidak bisa terurai secara alami, memangnya kalau bisa terurai maka boleh dibuang sembarangan gitu?


4. Percuma pembatasan penggunaan sampah plastik atau bahkan buang sampah pada tempatnya jika pengelolaan sampah masih sempoyongan.


Seharusnya yang dilakukan bukan pengurangan produksi plastik, melainkan perbaikan pelaksanaan manajemen sampahnya. Iya benar, pelaksanaanya saja. karena peraturannya sudah ada.


Silahkan di cek Undang-Undang no. 18 tahun 2008. Di sana sudah diatur dengan jelas dan rinci tentang manajemen sampah plastik. Seperti di pasal 13 yang menjelaskan bahwa pengelola kawasan pemukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya wajib menyediakan fasilitas pemilahan sampah. 


Ada juga kebijakan pemilahan sampah seperti keharusan pencantuman kode plastik pada kemasan untuk memudahkan pemilahan sampah diatur di pasal 14.


FYI saja, dalam kemasan plastik itu tertera nomor, mulai 1 sampai 6. Nah, nomer tersebut menunjukkan kode plastik yang bisa didaur ulang. Kemudian kode 7 adalah yang tidak bisa didaur ulang. Namun sekarang ada teknologi yang bisa mendaur ulang sampah kode 7. Artinya, di jaman sekarang semua sampah plastik bisa didaur ulang. Namun karena teknologi masih belum menyeluruh, kita bisa menyebut kode 7 adalah sampah yang sulit didaur ulang.


Lalu bagaimana solusinya? 

Pertama adalah sosialisasi. Banyak yang belum tahu tentang hal dasar dalam plastik, misal kode sampah yang saya jelaskan di atas tadi. Ada juga yang belum bisa membedakan Styrofoam dan PS Foam. Ini penting, karena kedua benda tersebut berbeda. Styrofoam untuk pembungkus benda seperti televisi dan sebagainya. Sedangkan PS Foam untuk makanan.


Pengenalan plastik juga diperlukan agar masyarakat lebih peduli tentang dunia perplastikan. Karena bagaimana mau peduli jika tahu saja tidak.


Kedua, sosialisasi dalam hal penjualan sampah plastik. Hah sampah plastik bisa dijual? Pastinya banyak yang tidak tahu kalau sampah plastik ternyata bisa dijual.


Faktanya, industri plastik malah kesulitan mencari pengepul sampah plastik untuk dijadikan bahan campuran produksi. Jadi sebenarnya industri plastik juga mencari plastik yang berserakan untuk diolah menjadi campuran bahan pembuatan plastik.


Karena keterbatasan pengepul sampah plastik, jadi jangan kaget kalau ada berita tentang impor sampah plastik. Ya kan industri juga butuh bahan secara instan dan murah. Jadi bukan sepenuhnya salah industri plastik jika memang harus impor sampah.


Kalau kita mau mengumpulkan sampah plastik, sepertinya di ahir bulan tetep bisa makan enak deh (khususnya anak kos). Ya gimana, kalau kita menjual sampah plastik ke produsen plastik, untuk PS Foam itu sekilonya dihargai 7 ribu Rupiah. Itu PS Foam, belum plastik lainnya.


Jika memang males ngirim sampah plastik ke tempat industri, maka bisa kok dijual secara online. Kalian bisa buka Playstore dan search jual sampah online, pasti bermunculan banyak aplikasi jual sampah secara online.


Saran saya, baca baik-baik deskripsi, karena di sana dicantumkan lokasi penjualnya. Jadi pilih yang sesuai atau berdekatan dengan kota anda.


Setelah semua itu disosialisasikan, langkah selanjutnya adalah penerapan berkala.

Karena pengelolaan lebih penting dari pembatasan sampah plastik atau sekedar membuang sampah pada tempatnya. Sama saja dong kita buang plastik ke tempat sampah tapi pada ahirnya sampah tersebut dibakar dan mencemari udara. Atau bahkan dibiarkan menggunung sampai menyerupai pegunungan sampah.


Jadi kebijakan membuang sampah pada tempatnya, atau bahkan pengurangan pemakaian sampah adalah kebijakan yang kurang bijak. Karena masalah utamanya bukan itu. Ibarat ketika hujan, dan rumah kita bocor, kemudian yang kita lakukan adalah mengepel lantai. Bukan menambal atap yang bocor.


*diolah dari konten youtube Geolive tentang bincang nalar bersama Wahyudi Sulistya (pelaku industri plastik).

Membuang Sampah Pada Tempatnya Bukanlah Solusi Utama

KABAR.PACIRAN.COM - Jepang dikenal dengan sejumlah budaya yang melekat pada masyarakatnya seperti disiplin dan saling menghormati.

Selain itu, ada hal-hal lain yang juga menjadi ciri dan sejak lama dikenal pada masyarakat Negeri Sakura itu, di antaranya adalah mereka terbiasa berjalan kaki untuk menuju lokasi lain dan mengenakan masker saat berada di luar rumah.
warga jepangvpakai masker
Warga memakai masker pelindung berjalan di sebuah distrik pasar lokal di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Tokyo, Jepang, Rabu (13/5/2020).

Disadari atau tidak, kebiasaan ini ternyata membantu Jepang menekan angka kasus Covid-19 di negara itu.

Sebagaimana diketahui, virus corona bisa dengan mudah menular dari manusia ke manusia, dan salah satu cara pencegahannya adalah dengan mengenakan masker setiap kali keluar rumah.

Tanpa dipaksa dan diminta, masyarakat Jepang sudah melakukannya sejak lama. Masker seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari kelengkapan pakaian yang mereka kenakan bila beraktivitas di luar.

Memakai masker sejak berabad-abad silam
koleksi masker jadul jepang
Tamotsu Hirai dengan sejumlah masker dari berabad-abad lalu


Melansir Japan Times, 4 Juli 2020, di Jepang ada istilah mata berbicara sebanyak mulut.

Bisa jadi, hal itu merupakan makna yang ditangkap dari kebiasaan masyarakat negara itu yang kerap mengenakan masker wajah.

Historis antara masyarakat Jepang dan masker ternyata bisa dilihat telah terjadi sejak berabad-abad yang lalu, jauh sebelum pandemi Covid-19 menyerang.

Pada umumnya, di luar pandemi, masker di Jepang banyak digunakan saat musim panas dan musim influenza.

Namun sebenarnya di luar itu pun, masker telah merasuk dalam banyak aspek kehidupan orang Jepang.

Misalnya fungsinya dibuat beragam, mulai dari masker anti sinar ultraviolet, mencegah kacamata berkabut, atau masker untuk membuat wajah terlihat lebi ramping.

Di Jepang, bahkan ada istilah yang diberikan pada perempuan yang terlihat cantik jika mengenakan topeng, masuku bijin.

Lalu bagaimana sejarahnya sehingga kebiasaan bermasker di masyarakat Jepang bisa terbentuk dan diterapkan hingga saat ini?

Di negara Asia Timur lain, penggunaan masker secara meluas baru mulai terbentuk ketika terjadi wabah SARS pada era 2003.

Bukan suatu kebetulan, ketika wabah terjadi, Jepang mencatat nol kematian yang ditimbulkan akibat SARS.

Menurut seorang kolektor peralatan medis lawas asal Jepang, Tamotsu Hirai, mengapa masyarakat Jepang begitu dekat dengan masker harus dilihat jauh ke belakang.

Hirai menceritakan, sejak zaman kuno masyarakat Jepang sudah menutup mulut mereka menggunakan kertas atau daun untuk mencegah napas (yang dianggap sebagai najis) mereka terembus keluar. Ini erat kaitannya dengan ritual keagamaan.

Hal ini banyak ditemui di kuil-kuil di penjuru Jepang, seperti di Kyoto dan Osaka.

Lalu pada Zaman Edo (1603-1868 Masehi) praktik mengenakan masker sudah menjadi kebiasaan hampir mayoritas penduduk negeri.

Selanjutnya sejarah modern masker dimulai pada Era Meiji (1868-1912), menurut Hirai.

Pada awalnya, masker diproduksi untuk diimpor, bagian luar berbagan kawat kuningan dilengkapi dengan filter, masker diperuntukkan bagi pekerja tambang, pabrik, dan konstruksi.

Kemudian pada 1879, salah satu masker produksi dalam negeri diiklankan untuk pertama kalinya melalui surat kabar.

Secara perlahan bahan pembuatan masker bergeser, dari logam, hingga dari bahan seluloid.

Saat itu harga masker sangat mahal, setara dengan 3.500 Yen saat ini.

Namun masker-masker itu memang dapat digunakan berkali-kali dengan cara mengganti kain kasa yang diselipkan di antara mulut dan masker.

Di Era Taisho (1912-1926), bisnis masker berkembang karena ekonomi yang juga sedang maju. Banyak masker produksi pabrikan Jepang mengisi pasar Eropa selama Perang Dunia I.

Sebagian besar masker itu terbuat dari kulit, beludru, dan bahan lainnya.
Pandemi Flu Dpanyol
fotoblawas masker jepang
shutterstock
Petugas medis menggunakan masker saat wabah flu spanyol di awal abad 19

Namun, momentum penting atau momentum kunci yang membuat masyarakat Jepang begitu dekat dengan masker adalah adanya pandemi Flu Spanyol 1918-1929 yang menewaskan jutaan orang di dunia.

Jepang sendiri kehilangan lebih dari 450.000 warganya akibat Flu Spanyol.

Salah satu akademisi Jepang yang memiliki umur panjang dan pernah mengalami masa terjadinya flu Spanyol Saburo Shochi menceritakan pengalamannya ketika dulu terjadi pandemi flu Spanyol.

Ia masih mengingat ketika satu per satu teman kelasnya tak bisa lagi ia temui karena wabah flu itu.

Di saat wabah terjadi, bahkan Shoichi mengaku diriya yang masih berusia 10 tahun dan sejumlah anggota keluarganya terkena penyakit sehingga tidak bisa bangkit dari kamarnya selama berhari-hari.

Flu Spanyol yang bisa dengan mudah menular akhirnya diketahui, masyarakat pun mulai memakai masker dalam menjalani kegiatan sehari-hari, karena dianggap menawarkan perlindungan dari virus itu.

Beragam slogan di lembaga pendidikan juga banyak yang menyangkut soal masker, misalnya "Sembrono adalah mereka yang tidak memakai masker".

Dengan begitu orang-orang terpacu untuk memakainya.

Bagi mereka yang tidak mampu membeli masker, media cetak ketika itu menampilkan informasi yang memuat cara membuat masker sendiri di rumah.

Persis seperti tutorial membuat masker yang akhir-akhir ini bermunculan di media digital modern.

Di awal Periode Showa (1926-1989) masker memiliki model tiga dimensi seperti yang saat ini diproduksi.

Namun, lama-kelamaan stok menipis karena muncul Perang Dunia II, dan bahan baku pembuatan masker kebanyakan difokuskan untuk kebutuhan militer.

Oleh karena itu, muncul lah masker yang menggunakan bahan baku kasa dengan model sederhana dan harga lebih murah. Kasa ini lah yang akhirnya dipakai oleh masyarakat Jepang untuk kegiatan sehari-hari.

Sejak saat itu, masker sudah tidak lagi menjadi simbol kemakmuran atau kemampuan seseorang.

Setelah perang berakhir, masker mengalami evolusi hingga bentuknya sebagaimana kita temui hari ini, berwarna putih atau bersih, sekali pakai, memiliki model lipatan, dan sebagainya.

Sumber: Japan Times via Kompas.com

Masyarakat Jepang dan Budaya Memakai Masker sejak Berbabad-abad Silam



PACIRAN : Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Paciran dalam tahapan Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Lamongan kemarin sore (18/7) menggelar Apel Petugas Pemutakhiran Data Pemiih (PPDP) di Pendopo Kecamatan Paciran. Dalam acara apel sore itu dilauching Gerakan Pakai Masker dan Coklit Serentak di daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020. 



Apel  dipimpin oleh Ahmad  Farid, Divisi Parmas dan SDM PPK Paciran. Pada apel  sore itu, H. Farihi selaku Ketua PPK Paciran memberikan pengarahan kepada personel PPDP, “Hendaknya personel PPDP dalam mencoklit warga masyarakat harus prosedural dan tetap mengikuti protokol kesehatan.” tuturnya.

Setelah itu, dilaunching Gerakan Pakai Masker dan Coklit Serentak. Para personel PPDP secara serentak diajak memakai masker, terutama saat menjalankan tugasnya di tengah masyarakat. Lalu juga  dilaunching Gerakan Coklit Online Serentak.

Para personel PPDP diajak untuk membuka websiite www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dan secara serentak memasukkan biodatanya untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Lamongan.

Setelah memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, dan tanggal lahir yang bersangkutan, maka akan muncul data pemilih yang bersangkutan dan nantinya akan mencoblos di TPS mana.

Para personel PPDP selain mencoklit pemilih secara offline dengan home visit ke pemilih juga  harus mensosialisasikan Coklit Online via website itu,” tukas Ahmad Farid.

Hal itu tentunya akan sangat membantu sekali dalam proses validasi data pemiih di Paciran, terlebiih data pemilih di Paciran  merupakan data pemiilih terbesar  di Kabupaten Lamongan pada setiap gelaran pesta demokrasi. (Ried).  

GERAKAN PAKAI MASKER DAN COKLIT SERENTAK DI PACIRAN



PACIRAN : Rabu sore (15/7) PPK Paciran menggelar Rapat Pleno Pengesahan Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Tahun 2020 di Pendopo Kecamatan Paciran yang dihadiri oleh Forkompimcam Paciran, Panwascam Paciran,  PPS se-Kecamatan Paciran selaku verifikator di lapangan, serta dihadiri Law Officer (LO) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan jalur independen.



Setelah acara ceremonial, lalu dilanjutkaan dengan Rapat Pleno Terbuka, lalu verifikator dari 13  desa/kelurahan di Kecamatan Paciran melaporkan satu-persatu hasil verisikasi faktual di lapangan selama sebulan. 

Setelah mendengar tanggapan dari Panwascam dan LO, maka hasil verifikasi faktual untuk Pasangan Suhandoyo-Su’udi di Kecamatan Paciran memperoleh suara dukungan dari warga sebanyak 1264 pendukung, dari data awal sejumlah 1348 pendukung.

Semua pihak menerima hasil verisikasi faktual itu, dan rapat pleno ditutup jelang adzan maghrib berkumandang senja itu. (Ried).

SUHANDOYO-SU’UDI PEROLEH DUKUNGAN 1264 SUARA HASIL VERFAK DI PACIRAN


PACIRAN : Di tengah merebaknya Pandemi Covid-19 ratusan Panitia Ad Hoc Penyelenggara Pilkada Serentak 2020 mengikuti rapid test corona di Pendopo Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar para Penyelenggara Pilkada Serentak 2020 terbebas dari penyebaran virus corona di Paciran.


Rapid Test Corona digelar secara bergelombang. Untuk personel PPK dan PPS se-Kecamatan Paciran (27/6), Sekretariat PPK dan PPS se-Kecamatan Paciran (2/7), Panwascam dan PKD se-Kecamatan Paciran (8/7), Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se-Kecamatan Paciran (11/7).


Petugas Rapid Test Corona dari RSUD Soegiri Lamongan, mereka memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk mengambil sampel setetes darah peserta rapid test. H. Farihi, Ketua PPK Paciran saat diwawancarai media ini menyampaikan.


“Alhamdulillah, kegiatan rapid test corona untuk Panitia Ad Hoc Penyelenggara Pilkada Serentak 2020 Se-Kecamatan Paciran telah berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme, Kegiatan rapid test ini wajib dilaksanakan karena merupakan tahapan yang harus dilalui oleh penyelenggara. Semua itu demi memastikan bahwa kami dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di masyarakat dalam keadaan sehat, sehingga khalayak umum tidak perlu khawatir.” ujarnya.


Sementara itu, Khoirul Amin, Ketua Panwascam Paciran saat diwawancarai media ini menyampaikan hal yang senada, “Di musim Pandemi Covid-19 ini, kita sebagai Penyelenggara Pemilu harus pro aktif untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona yang lebih luas, maka dilakukannya test rapid ini sebagai upaya untuk mendeteksi lebih dini.” jelasnya.

Selain mengikuti rapid test corona, ratusan Panitia Ad Hoc Penyelenggara Pilkada Serentak 2020 itu juga tetap menjalankan protokol kesehatan dalam menjalankan tugasnya. Sehingga nantinya pesta demokrasi di kabupaten Lamongan itu bisa berjalan dengan sukses dan tetap sehat. (Ried).

PANITIA AD HOC PENYELENGARA PILKADA SERENTAK 2020 PACIRAN DIRAPID TEST CORONA

Subscribe Our Newsletter