Desa Mandiri Tidak Gunakan CFC Berlebih - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik



Penulis: Aliman R Zamzuri

Lingkungan bisa diartikan sebagai tempat manusia beraktifitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan mereka. Terlepas dari itu lingkungan ini kian hari kian kotor dan tercemar oleh sampah dan polusi, hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan. Selain itu penggunaan alat tertentu juga merupakan penyebab utama dari pencemaran lingkungan dan penipisan lapisan ozon bumi. Contohnya cat semprot hingga AC(Air Conditioner) dan masih banyak lagi, zat CFC(Chlorofluorocarbon) yang terkandung oleh alat tersebut bisa mencemari udara dan juga bisa merusak lapisan ozon bumi, yang selama ini telah melindungi kita dari radiasi sinar ultra violet dan sebagainya.




Dilihat dari data tahun 2016, Indonesia telah melakukan pencegahan penggunaan alat yang mengandung CFC. Pencegahan ini diterapkan hingga ke Desa-desa kecil, akan tetapi desa desa ini tidak terlalu memperdulikan hal tersebut. Oleh karena itu, hal inilah yang perlu diberi penegasan lebih lanjut, terlepas dari itu. Bahkan masih banyak sekali masyarakat di Desa yang tidak tahu apakah mereka menggunakan zat tersebut dan dampaknya bagi mereka. Nah untuk itu kita para generasi muda harus melakukan penyuluhan terhadap dampak dari zat CFC ini. Tidak hanya itu kita bisa mengurangi pemakaian barang-barang yang mengandung zat tersebut.




Menurut EPA(Environmental Protection Agency), 17 juta lebih kasus katarak juga akan terjadi. Lingkungan juga akan berpengaruh negative oleh penipisan ozon. sehingga siklus hidup tanaman rusak, dan mengganggu rantai makanan. Oleh karena itu kita sebagai generasi muda haruslah waspada dan hati-hati dalam pengggunaan zat ini. Jika kita bisa mengurangi penggunaannya, secara tidak langsung kita juga telah membantu lingkungan dalam mempertahankan kestabilan ekosistem.




Kesimpulannya, mengingat maraknya pembuangan limbah dan penggunaan barang yang mengandung CFC sebaiknya para generasi muda harus melakukan penyuluhan terhadap dampak yang diakibatkan zat ini, kegiatan ini bisa kita mulai dari lingkungan di Desa kita, sehingga tak dipungkiri lagi kita bisa mewujudkan Desa yang mandiri yang berlingkungan bersih dan sehat.


Desa Mandiri Tidak Gunakan CFC Berlebih




Penulis: Aliman R Zamzuri

Lingkungan bisa diartikan sebagai tempat manusia beraktifitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan mereka. Terlepas dari itu lingkungan ini kian hari kian kotor dan tercemar oleh sampah dan polusi, hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan. Selain itu penggunaan alat tertentu juga merupakan penyebab utama dari pencemaran lingkungan dan penipisan lapisan ozon bumi. Contohnya cat semprot hingga AC(Air Conditioner) dan masih banyak lagi, zat CFC(Chlorofluorocarbon) yang terkandung oleh alat tersebut bisa mencemari udara dan juga bisa merusak lapisan ozon bumi, yang selama ini telah melindungi kita dari radiasi sinar ultra violet dan sebagainya.




Dilihat dari data tahun 2016, Indonesia telah melakukan pencegahan penggunaan alat yang mengandung CFC. Pencegahan ini diterapkan hingga ke Desa-desa kecil, akan tetapi desa desa ini tidak terlalu memperdulikan hal tersebut. Oleh karena itu, hal inilah yang perlu diberi penegasan lebih lanjut, terlepas dari itu. Bahkan masih banyak sekali masyarakat di Desa yang tidak tahu apakah mereka menggunakan zat tersebut dan dampaknya bagi mereka. Nah untuk itu kita para generasi muda harus melakukan penyuluhan terhadap dampak dari zat CFC ini. Tidak hanya itu kita bisa mengurangi pemakaian barang-barang yang mengandung zat tersebut.




Menurut EPA(Environmental Protection Agency), 17 juta lebih kasus katarak juga akan terjadi. Lingkungan juga akan berpengaruh negative oleh penipisan ozon. sehingga siklus hidup tanaman rusak, dan mengganggu rantai makanan. Oleh karena itu kita sebagai generasi muda haruslah waspada dan hati-hati dalam pengggunaan zat ini. Jika kita bisa mengurangi penggunaannya, secara tidak langsung kita juga telah membantu lingkungan dalam mempertahankan kestabilan ekosistem.




Kesimpulannya, mengingat maraknya pembuangan limbah dan penggunaan barang yang mengandung CFC sebaiknya para generasi muda harus melakukan penyuluhan terhadap dampak yang diakibatkan zat ini, kegiatan ini bisa kita mulai dari lingkungan di Desa kita, sehingga tak dipungkiri lagi kita bisa mewujudkan Desa yang mandiri yang berlingkungan bersih dan sehat.


Load Comments

Subscribe Our Newsletter