Warga Gogo Udang di Tengah Musim Angin Baratan - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik

KABAR PACIRAN – Puluhan warga Desa Paciran dan sekitarnya mendapat berkah gogo udang tambak di tengah musim angin “baratan”. Meskipun tambak penuh lumpur, namun mereka antusias mencari sisa udang yang habis dikuras.
Salah satu warga yang ikut gogo Habib mengatakan, warga yang ikut gogo sudah diperbolehkan pemiliknya. “Setiap empat bulan tambak memang dikuras. Dan warga sudah diizinkan mencari sisa-sisa udang,” kata Habib, Kamis (1/2)
Ia menambahkan, tambak di sebelah selatan pasar desa Paciran itu sebenarnya milik UD. Udang Sari. Namun tambak itu sekarang statusnya sedang disewa orang lain. “Dengar-dengar penyewanya orang dari Surabaya,” lanjutnya.
Sedangkan hasil gogo, warga mengaku rata-rata mendapatkan 2 sampai 3 kilo. Sebagian ada yang dijual tapi banyak juga yang dibawa pulang dan dimasak sendiri. “Lumayan, apalagi baratan ini sudah dua minggu tidak miyang (Red, melaut) karena ombak tinggi dan angin kencang,” pungkas Habib.

Penulis: Amir Baihaqi



Warga Gogo Udang di Tengah Musim Angin Baratan


KABAR PACIRAN – Puluhan warga Desa Paciran dan sekitarnya mendapat berkah gogo udang tambak di tengah musim angin “baratan”. Meskipun tambak penuh lumpur, namun mereka antusias mencari sisa udang yang habis dikuras.
Salah satu warga yang ikut gogo Habib mengatakan, warga yang ikut gogo sudah diperbolehkan pemiliknya. “Setiap empat bulan tambak memang dikuras. Dan warga sudah diizinkan mencari sisa-sisa udang,” kata Habib, Kamis (1/2)
Ia menambahkan, tambak di sebelah selatan pasar desa Paciran itu sebenarnya milik UD. Udang Sari. Namun tambak itu sekarang statusnya sedang disewa orang lain. “Dengar-dengar penyewanya orang dari Surabaya,” lanjutnya.
Sedangkan hasil gogo, warga mengaku rata-rata mendapatkan 2 sampai 3 kilo. Sebagian ada yang dijual tapi banyak juga yang dibawa pulang dan dimasak sendiri. “Lumayan, apalagi baratan ini sudah dua minggu tidak miyang (Red, melaut) karena ombak tinggi dan angin kencang,” pungkas Habib.

Penulis: Amir Baihaqi



Load Comments

Subscribe Our Newsletter