RT. 07 RW. 01 Desa Paciran 600 Capai KK Lebih, Waktunya Pemekaran? - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik

KABAR PACIRAN - Dua hari yang yang lalu, ada pesan masuk ke kolom pesan di halaman Kabar Paciran. Dan atas aspirasi ini segenap redaksi sangat mengapresiasi usulan warga tersebut. Admin mohon maaf karena baru hari ini bisa mengunggah tulisan ini.

Berikut ini kami kutipkan aspirasi warga yang masuk ke kolom pesan redaksi. Selamat membaca.

Perlu dimaklumi kalau warga masyarakat Paciran yang berdomisili di lingkungan RT.07 / RW.01 Menginginkan pemekaran wilayah, mengingat jumlah warga di lingkungan tersebut sudah mencapai 600 Kepala keluarga (KK) lebih.

Jadi layaklah kalau wilayah RT 07. / RW 01. Paciran menjadi 3 lingkungan perwakilan. (dalam artian atau maksudnya: dipecah menjadi 3 RT).

Kalau dilihat dari perbatasanya lingkungan (Batas-batas wilayah) dari timur ke barat yaitu jalan Dampu Awang Minu (Mazra'atul Ulum) > sampai ke barat yang berbatasan langsung dengan desa Kandangsemangkon.

Terkait hal ini warga RT 07. RW 01. Desa Paciran berharap dari pihak pemerintah setempat dan terkait : untuk menanggapi dan merespon aspirasi warga masyarakatnya. Demi terbentuk dan terwujudnya perekonomian masyarakat yang memadai. Agar masing-masing dapat mandiri untuk membangun Paciran yang maju dan makmur.

Aspirasi ini dikirim oleh Akun facebook yang bernama SasMito Aba Sas melalui kolom pesan Kabar Paciran pada hari Senin (24/12/2018) pukul 09.18 WIB. Adapun yang bersangkutan saat ini beralamat rumah di belakang perumahan SMP N 01 Paciran.

RT. 08 RW. 01 juga layak dimekarkan

Sementara itu salah satu tim redaksi Kabar Paciran, Rio, juga menjumpai persoalan serupa selain RT 07.

"Selain RT. 07 RW. 01, ada juga yang sama kasusnya dengan RT. 07 RW. 01. Yakni RT. 08 RW. 01. Kabarnya, dulu sudah diusulkan oleh Pak Ali Efendi, selaku ketua RW 01 ke Pak Kades dan mau ditambah 1 RW lagi, dari RT 07 dipecah jadi 3 RT dan dari RT 08 dipecah menjadi 3 RT, tapi kelanjutannya sampai sekarang belum tahu, mungkin prosesnya juga gak cepet." Kata pria berambut ikal ini.

RT. 07 RW. 01 Desa Paciran 600 Capai KK Lebih, Waktunya Pemekaran?

KABAR PACIRAN - Dua hari yang yang lalu, ada pesan masuk ke kolom pesan di halaman Kabar Paciran. Dan atas aspirasi ini segenap redaksi sangat mengapresiasi usulan warga tersebut. Admin mohon maaf karena baru hari ini bisa mengunggah tulisan ini.

Berikut ini kami kutipkan aspirasi warga yang masuk ke kolom pesan redaksi. Selamat membaca.

Perlu dimaklumi kalau warga masyarakat Paciran yang berdomisili di lingkungan RT.07 / RW.01 Menginginkan pemekaran wilayah, mengingat jumlah warga di lingkungan tersebut sudah mencapai 600 Kepala keluarga (KK) lebih.

Jadi layaklah kalau wilayah RT 07. / RW 01. Paciran menjadi 3 lingkungan perwakilan. (dalam artian atau maksudnya: dipecah menjadi 3 RT).

Kalau dilihat dari perbatasanya lingkungan (Batas-batas wilayah) dari timur ke barat yaitu jalan Dampu Awang Minu (Mazra'atul Ulum) > sampai ke barat yang berbatasan langsung dengan desa Kandangsemangkon.

Terkait hal ini warga RT 07. RW 01. Desa Paciran berharap dari pihak pemerintah setempat dan terkait : untuk menanggapi dan merespon aspirasi warga masyarakatnya. Demi terbentuk dan terwujudnya perekonomian masyarakat yang memadai. Agar masing-masing dapat mandiri untuk membangun Paciran yang maju dan makmur.

Aspirasi ini dikirim oleh Akun facebook yang bernama SasMito Aba Sas melalui kolom pesan Kabar Paciran pada hari Senin (24/12/2018) pukul 09.18 WIB. Adapun yang bersangkutan saat ini beralamat rumah di belakang perumahan SMP N 01 Paciran.

RT. 08 RW. 01 juga layak dimekarkan

Sementara itu salah satu tim redaksi Kabar Paciran, Rio, juga menjumpai persoalan serupa selain RT 07.

"Selain RT. 07 RW. 01, ada juga yang sama kasusnya dengan RT. 07 RW. 01. Yakni RT. 08 RW. 01. Kabarnya, dulu sudah diusulkan oleh Pak Ali Efendi, selaku ketua RW 01 ke Pak Kades dan mau ditambah 1 RW lagi, dari RT 07 dipecah jadi 3 RT dan dari RT 08 dipecah menjadi 3 RT, tapi kelanjutannya sampai sekarang belum tahu, mungkin prosesnya juga gak cepet." Kata pria berambut ikal ini.

Load Comments

Subscribe Our Newsletter