Rekapitulasi Suara Pemilu Tiap Kecamatan Paciran Dijaga 10 Polisi dan 2 TNI - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik
Penghitungan suara di Kecamatan Paciran Dijaga Polisi dan TNI

KABAR PACIRAN — Penghitungan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di Kabupaten Lamongan masuk tahap di tingkat kecamatan. Guna menjamin keamanan, rekapitulasi yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mendapatkan penjagaan 10 polisi bersenjata laras panjang.

"Dari Polres Lamongan, setiap PPK wajib dijaga minimal 10 personel yang dilengkapi dengan senjata laras panjang," kata Kapolres Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menegaskan, selama kotak suara dan surat suara berada di PPK, bersamaan berlangsungnya rapat pleno harus benar-benar aman dari gangguan. Komposisi petugas keamanan setiap kecamatan minimal 10 anggota Polri bersejata Laras Panjang, 2 personel TNI dan 4 personel Linmas. Mereka dikendalikan langsung oleh Kapolsek setempat.

"Selain itu di setiap PPK ditugaskan Perwira Polres Lamongan sebagai Padal dan Pawas agar keamanan benar-benar terjamin dan sesuai SOP," tegasnya.

Kapolres memerintahkan jajarannya agar dilakukan pengamanan secara ketat, selalu siap siaga, serta meningkatkan kewaspadaan. Polres Lamongan telah bersinergi dengan Kodim Lamongan yang menugaskan 2 personel TNI di setiap PPK.

Selain itu, Polres Lamongan juga menyiapkan dua kompi pasukan yang siap bergerak sewaktu-waktu. Sesuai permintaan, pasukan akan bergerak sesuai perintah.

Selain itu, peleton mobil yang melaksanakan patroli juga digerakkan back up rayon utara dan selatan. Semua dipersiapkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Lamongan dalam situasi penghitungan hasil Pileg dan Pilpres.

Kapolres juga meminta masyarakat untuk berperan serta dalam mewujudkan kondusivitas di wilayah Kabupaten Lamongan. Masyarakat harus menjadi bagian dalam menciptakan rasa aman bagi lingkungannya.

Pada malam H-1 pra Gelaran Pemilu Serentak 2019, Kapolres Lamongan melakukan inspeksi keamanan di Balai Desa Kandangsemangkon, Paciran.

Selanjutnya pada H+2 pasca Gelaran Pemilu Serentak 2019 ada kunjungan Wakapolres Lamongan ke Pendopo Kecamatan Paciran. Wakapolres Lamongan Kompol Imara Utama melaksanakan kegiatan pengecekan tempat penyimpanan logistik Pemilu Legislatif dan Presiden 2019, Sabtu (19/4/2019) pagi.

Kompol Imara mengatakan pengecekan ini bertujuan untuk menjamin dan memastikan keamanan dari logistik Pileg dan Pilpres 2019 yang sudah di terima oleh PPK Kecamatan Paciran dan untuk mengecek kesiapan anggota.

"Kita melakukan pengecekan untuk memastikan logistik Pemilu 2019 aman dan lengkap di PPK Kecamatan Paciran. Kemudian untuk menjamin agar tidak ada gangguan-gangguan sampai selesainya kegiatan," terangnya.

Sementara itu, Ahmad Farid, S.Pd., divisi Hukum dan Pelanggaran Pemilu (HPP) Panwascam Paciran ketika dikonfirmasi redaksi media online ini menyatakan, "Setiap hari Rekapitulasi Suara Hasil Pemilu Serentak 2019 di Pendopo Kecamatan digelar oleh PPK Paciran mulai pagi sampai tengah malam karena membutuhkan akurasi tinggi, sehingga di kemudian hari tidak muncul gugatan dari peserta Pemilu." (ried)

Rekapitulasi Suara Pemilu Tiap Kecamatan Paciran Dijaga 10 Polisi dan 2 TNI

Penghitungan suara di Kecamatan Paciran Dijaga Polisi dan TNI

KABAR PACIRAN — Penghitungan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di Kabupaten Lamongan masuk tahap di tingkat kecamatan. Guna menjamin keamanan, rekapitulasi yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mendapatkan penjagaan 10 polisi bersenjata laras panjang.

"Dari Polres Lamongan, setiap PPK wajib dijaga minimal 10 personel yang dilengkapi dengan senjata laras panjang," kata Kapolres Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menegaskan, selama kotak suara dan surat suara berada di PPK, bersamaan berlangsungnya rapat pleno harus benar-benar aman dari gangguan. Komposisi petugas keamanan setiap kecamatan minimal 10 anggota Polri bersejata Laras Panjang, 2 personel TNI dan 4 personel Linmas. Mereka dikendalikan langsung oleh Kapolsek setempat.

"Selain itu di setiap PPK ditugaskan Perwira Polres Lamongan sebagai Padal dan Pawas agar keamanan benar-benar terjamin dan sesuai SOP," tegasnya.

Kapolres memerintahkan jajarannya agar dilakukan pengamanan secara ketat, selalu siap siaga, serta meningkatkan kewaspadaan. Polres Lamongan telah bersinergi dengan Kodim Lamongan yang menugaskan 2 personel TNI di setiap PPK.

Selain itu, Polres Lamongan juga menyiapkan dua kompi pasukan yang siap bergerak sewaktu-waktu. Sesuai permintaan, pasukan akan bergerak sesuai perintah.

Selain itu, peleton mobil yang melaksanakan patroli juga digerakkan back up rayon utara dan selatan. Semua dipersiapkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Lamongan dalam situasi penghitungan hasil Pileg dan Pilpres.

Kapolres juga meminta masyarakat untuk berperan serta dalam mewujudkan kondusivitas di wilayah Kabupaten Lamongan. Masyarakat harus menjadi bagian dalam menciptakan rasa aman bagi lingkungannya.

Pada malam H-1 pra Gelaran Pemilu Serentak 2019, Kapolres Lamongan melakukan inspeksi keamanan di Balai Desa Kandangsemangkon, Paciran.

Selanjutnya pada H+2 pasca Gelaran Pemilu Serentak 2019 ada kunjungan Wakapolres Lamongan ke Pendopo Kecamatan Paciran. Wakapolres Lamongan Kompol Imara Utama melaksanakan kegiatan pengecekan tempat penyimpanan logistik Pemilu Legislatif dan Presiden 2019, Sabtu (19/4/2019) pagi.

Kompol Imara mengatakan pengecekan ini bertujuan untuk menjamin dan memastikan keamanan dari logistik Pileg dan Pilpres 2019 yang sudah di terima oleh PPK Kecamatan Paciran dan untuk mengecek kesiapan anggota.

"Kita melakukan pengecekan untuk memastikan logistik Pemilu 2019 aman dan lengkap di PPK Kecamatan Paciran. Kemudian untuk menjamin agar tidak ada gangguan-gangguan sampai selesainya kegiatan," terangnya.

Sementara itu, Ahmad Farid, S.Pd., divisi Hukum dan Pelanggaran Pemilu (HPP) Panwascam Paciran ketika dikonfirmasi redaksi media online ini menyatakan, "Setiap hari Rekapitulasi Suara Hasil Pemilu Serentak 2019 di Pendopo Kecamatan digelar oleh PPK Paciran mulai pagi sampai tengah malam karena membutuhkan akurasi tinggi, sehingga di kemudian hari tidak muncul gugatan dari peserta Pemilu." (ried)

Load Comments

Subscribe Our Newsletter