Gestur Tangan Populer yang Ternyata Punya Makna Berbeda di Luar Negeri - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik

KABAR.PACIRAN.COM — Saat sedang bepergian ke luar negeri dan kebetulan juga kita sedang kebingungan mencari tempat tujuan dan smartphone sedang tidak berfungsi, maka, laiknya pepatah malu bertanya sesat di jalan, yang mesti dilakukan tentu langsung meminta informasi kepada orang di sekitar. Syukur Alhamdulillah kalau kita sedang berada di negara Malaysia. Atau paling tidak Amerika Serikat dan beberapa negara lain yang menggunakan bahasa Inggris, litle-litle kita paham. Lain cerita, misalanya, kalau terdampar di Spanyol. Maka jalan untuk berkomunikasi adalah menggunakan gestur (gerakan) tubuh. Namun tahukah anda, ternyata gestur tubuh, utamanya gerakan tangan itu punya arti berbeda-beda di beberapa negara?

Lain ladang lain pula belalangnya (pepatah lagi). Misalkan, saat mengangkat lima jari tangan ke atas kepada orang yang melihat pada saat melintasi kampung, otomatis orang yang melihat akan membalas mengangkat tangan kembali. Gestur ini di Indonesia adalah tindakan menyapa bermakna salam hangat. Kalau kita melakukan gestur ini diluar negeri, belum tentu juga "salam hangat" kita akan dibalas dengan hangat juga. Seperti beberapa gestur yang punya arti berbeda di negara lain berikut ini.

1. Gestur "Okay"

okay

Di Indonesia, arti dari gestur tangan ini adalah "oke" atau "sip" yang menyatakan persetujuan akan sebuah tindakan. Cara membentuk gestur ini pun cukup mudah. Coba lihat gambar di atas, pasti langsung mengerti. Tapi akan saya coba jelaskan bagi yang kebacut belum tahu. Pertama lima jari diluruskan, kemudian ujung jari telunjuk dan ujung ibu jari disatukan membentuk lingkaran. Dan jadilah gestur OK itu.

Diluar negeri, gestur tangan ini kebanyakan punya makna sama. Pun demimikan, tak sedikit yang memaknai secara berbeda. Misalnya:
Amerika Serikat: Berarti "Okay", sama seperti di Indonesia.
Jepang: Orang Jepang memaknai gestur ini sebagai "uang" yang didasarkan pada persamaan bentuk uang koin yang berupa lingkaran. Heheh, jadi kalau anda kebetulan menolong orang Jepang dan kemudian mengucapkan terimakasih, jangan membalasnya dengan gestur ini. Bisa-bisa merek mengira anda meminta duit, hilang dong kesan tulus yang didapat. 😑

2. Gestur "Cubit Hidung"

Iki opo min? Pelanggaran iki. Sek, sek, sek… Di Indonesia, gestur yang satu ini identik dengan hal-hal cabul, secara umum berupa makian cabul dan bermakna menghina . Gestur ini sangat tidak direkomendasikan untuk ditujukan kepada siapapun di negara Bhineka Tunggal Ika kita tercinta.

Tapi tahukah kamu bahwa di luar negeri arti gestur ini dapat berbeda-beda? Silahkan perhatikan:
Amerika Serikat: Disana negri Amrik sana, gestur tangan yang dibentuk ketika ibu jari berada (diselipkan) ditengah telunjuk dan jari tengah dalam keadaan menggenggam itu bermakna "aku cubit/curi hidungmu" adaptasi dari permainan "i've got your nose". Yang bermakna keakraban dan kasih sayang, utamanya untuk menggoda anak-anak kecil atau keluarga terdekat.
Turki: Sama halnya dengan makna di Indonesia, Warga Turki juga memaknai gestur ini terkait hal-hal cabul. Gestur ini juga bermakna penolakan atau ketidaksetujuan.
Brazil:Nah, di negara goyang samba ini, maknanya justru berkebalikan dari Indonesia dan malah bermakna positif di Brazil. Gestur ini melambangkan keberuntungan dan diyakini bisa mengusir roh jahat dan kecemburuan.

3. Gestur "Pecundang" (Looser)

Tidak ada arti khusus untuk gestur ini di Indonesia. Dahulu kala, saat sedang di potret, saya kadang membuat pose jari seperti huruf L dan memposisikannya di bawah dagu untuk menunjukkan kalau saya itu keren. Beberapa waktu lalu, pose ini juga banyak digunakan di Indonesia, gestur tangan ini menunjukkan kalau kita mendukung salah satu paslon capres.

Berbeda dengan di Indonesia, di luar negeri gestur ini punya makna berbeda.
Amerika Serikat: Gestur tangan yang membentuk huruf "L" dieja sebagai "Loser", kata tersebut berkonotasi negatif yang jika diterjemahkan berarti "pecundang".
Tiongkok: Arti positif justru datang dari negeri tirai bambu. Bagi Ling-Ling, bentuk jari dan tangan dalam gestur ini sebagai perwujudan angka delapan (8). Yang mana, angka 8 merupakan angka keberuntungan dalam budaya rakyat Tiongkok.

4. Gestur "Jempol" (ke atas)

Mengangkat jempol, rasanya hampir diseluruh dunia punya makna sama, yaitu "bagus" yang berarti sebuah pujian. Namun, gestur jempol punya bagi warga negara Iraq dan Iran dimaknai berbeda loh. Masyarakat Indonesia, kalau ada yang mengajungkan jempol keatas, maka akan membuat yang dituju termotivasi atau merasa puas telah dipuji. Sementara kalau acungan jempol sembari digerakkan kesamping, maka maknanya adalah menunjuk atau memberikan petunjuk arah yang dituju. Secara khusus, masyarakat Jawa menggunakan gestur ini untuk mempersilahkan secara sopan.
Amerika Serikat: Artinya sama seperti di Indonesia yakni "bagus". Kalau kamu suka menonton film-film barat, kamu juga bisa melihat gestur ini digunakan sangat ingin menumpang.
Iraq dan Iran: Gestur ini bermakna sebuah penghinaan. Jadi ketika mengunjungi Iran atau Irak, kemudian ingin memuji orang dengan gestur ini, alih-alih dapat balasan senyuman, bisa-bisa malah kena hajar.

5. Gestur "Kesini Lu"

Di Indonesia, gestur yang dibentuk dengan mengayunkan jarib telunjuk ini adalah gestur memanggil orang namun dengan "bumbu" intimidatif. Dan sepertinya punya nilai kurang sopan. Bisa juga bermakna memanggil, tapi dengan bumbu rayuan kepada lawan jenis. Di luar negeri, kita bahkan bisa ditangkap karena saking negatifnya gestur ini.

Berikut beberapa artinya diluar negeri:
Amerika Serikat: Sama seperti di Indonesia, yaitu untuk memanggil dan merayu seseorang. Oouw yeah, kemon beibeh…
Filipina: Kalau sedang ke Filipina, jangan sekali-sekali melakukan gestur ini di hadapan orang. Sebab bagi warga negara Filipina, gestur ini hanya untuk memanggil anjing. Ketika memanggil orang, dan menggunakan gestur ini, maka kita bisa kesandung masalah.

6. Gestur "Makan"

Di Indonesia, arti gestur yang dibentuk dengan mengerucutkan ujung jari-jari pada satu titik ini adalah "makan". Biasanya sambil mengarahkan gerakan ke mulut. Sementara di beberapa belahan dunia lain punya makna yang berbeda.
Amerika Serikat: Hanya meniru gerakan yang sering dilakukan orang Italia.
Italia: Bagi penikmat Liga Calceo, tentu tak asing dengan gestur ini ketika pemain kena semprit wasit bukan? Merek melakukan gestur seperti ini saat ada sesuatu yang tidak atau belum dimengerti. Bisa diartikan dengan "apa yang kamu katakan tadi?".
Malaysia: Gestur ini punya makna tunggu sebentar. Disebut dengan "chup", gestur ini berubah maknan apabila ujung jari yang semula mengerucut tersebut didekatkan ke mulut. Maknanya menjadi "makan", sama seperti di Indonesia.

7. Gestur "Bau"

Jika ada seseorang sedang melakukan gestur melambaikan tangan ke kiri dan ke kanan di depan hidung, itu mengindikasikan kalau disekitarnya ada bau yang tak sedap. Namun makna ini tidak sama di seluruh dunia. Ada juga yang mengartikannya berbeda. Berikut adalah makna gestur tersebut di beberapa negara di dunia:
Amerika Serikat: Gestur seperti gambar diatas saat diayunkan kekiri dan kekanan seperti melambai maka maknanya adalah "bau" tak enak.
Jepang: Makna gestur ini bagi orang Jepang adalah penolakan atau beearti "tidak" atau "tidak mungkin". Misalkan saat kita membeli souvenir yang kalau di rupiahkan seharga Rp 500.000, dan kita tawar Rp 10.000, bisa jadi orang Jepang akan membuat gestur tangan seperti ini, karena itu adalah hal yang "tidak bisa" atau "tidak mungkin".

Beberapa gestur tangan ternyata punya makna berbeda di luar negeri. Ada beberapa yang jauh bertolak belakang, ada pula yang sedikit bergeser maknanya. Semoga saja pembahasan tentang makna gestur yang berbeda-beda ini dapat berguna sebagai tips kalau kesempatan bepergian keluar negeri. Jangan sembarangan melakukan gestur tangan, bisa saja di Indonesia bermakna positif, namun ternyata bermakna negatif di luar negeri.

Gestur Tangan Populer yang Ternyata Punya Makna Berbeda di Luar Negeri

KABAR.PACIRAN.COM — Saat sedang bepergian ke luar negeri dan kebetulan juga kita sedang kebingungan mencari tempat tujuan dan smartphone sedang tidak berfungsi, maka, laiknya pepatah malu bertanya sesat di jalan, yang mesti dilakukan tentu langsung meminta informasi kepada orang di sekitar. Syukur Alhamdulillah kalau kita sedang berada di negara Malaysia. Atau paling tidak Amerika Serikat dan beberapa negara lain yang menggunakan bahasa Inggris, litle-litle kita paham. Lain cerita, misalanya, kalau terdampar di Spanyol. Maka jalan untuk berkomunikasi adalah menggunakan gestur (gerakan) tubuh. Namun tahukah anda, ternyata gestur tubuh, utamanya gerakan tangan itu punya arti berbeda-beda di beberapa negara?

Lain ladang lain pula belalangnya (pepatah lagi). Misalkan, saat mengangkat lima jari tangan ke atas kepada orang yang melihat pada saat melintasi kampung, otomatis orang yang melihat akan membalas mengangkat tangan kembali. Gestur ini di Indonesia adalah tindakan menyapa bermakna salam hangat. Kalau kita melakukan gestur ini diluar negeri, belum tentu juga "salam hangat" kita akan dibalas dengan hangat juga. Seperti beberapa gestur yang punya arti berbeda di negara lain berikut ini.

1. Gestur "Okay"

okay

Di Indonesia, arti dari gestur tangan ini adalah "oke" atau "sip" yang menyatakan persetujuan akan sebuah tindakan. Cara membentuk gestur ini pun cukup mudah. Coba lihat gambar di atas, pasti langsung mengerti. Tapi akan saya coba jelaskan bagi yang kebacut belum tahu. Pertama lima jari diluruskan, kemudian ujung jari telunjuk dan ujung ibu jari disatukan membentuk lingkaran. Dan jadilah gestur OK itu.

Diluar negeri, gestur tangan ini kebanyakan punya makna sama. Pun demimikan, tak sedikit yang memaknai secara berbeda. Misalnya:
Amerika Serikat: Berarti "Okay", sama seperti di Indonesia.
Jepang: Orang Jepang memaknai gestur ini sebagai "uang" yang didasarkan pada persamaan bentuk uang koin yang berupa lingkaran. Heheh, jadi kalau anda kebetulan menolong orang Jepang dan kemudian mengucapkan terimakasih, jangan membalasnya dengan gestur ini. Bisa-bisa merek mengira anda meminta duit, hilang dong kesan tulus yang didapat. 😑

2. Gestur "Cubit Hidung"

Iki opo min? Pelanggaran iki. Sek, sek, sek… Di Indonesia, gestur yang satu ini identik dengan hal-hal cabul, secara umum berupa makian cabul dan bermakna menghina . Gestur ini sangat tidak direkomendasikan untuk ditujukan kepada siapapun di negara Bhineka Tunggal Ika kita tercinta.

Tapi tahukah kamu bahwa di luar negeri arti gestur ini dapat berbeda-beda? Silahkan perhatikan:
Amerika Serikat: Disana negri Amrik sana, gestur tangan yang dibentuk ketika ibu jari berada (diselipkan) ditengah telunjuk dan jari tengah dalam keadaan menggenggam itu bermakna "aku cubit/curi hidungmu" adaptasi dari permainan "i've got your nose". Yang bermakna keakraban dan kasih sayang, utamanya untuk menggoda anak-anak kecil atau keluarga terdekat.
Turki: Sama halnya dengan makna di Indonesia, Warga Turki juga memaknai gestur ini terkait hal-hal cabul. Gestur ini juga bermakna penolakan atau ketidaksetujuan.
Brazil:Nah, di negara goyang samba ini, maknanya justru berkebalikan dari Indonesia dan malah bermakna positif di Brazil. Gestur ini melambangkan keberuntungan dan diyakini bisa mengusir roh jahat dan kecemburuan.

3. Gestur "Pecundang" (Looser)

Tidak ada arti khusus untuk gestur ini di Indonesia. Dahulu kala, saat sedang di potret, saya kadang membuat pose jari seperti huruf L dan memposisikannya di bawah dagu untuk menunjukkan kalau saya itu keren. Beberapa waktu lalu, pose ini juga banyak digunakan di Indonesia, gestur tangan ini menunjukkan kalau kita mendukung salah satu paslon capres.

Berbeda dengan di Indonesia, di luar negeri gestur ini punya makna berbeda.
Amerika Serikat: Gestur tangan yang membentuk huruf "L" dieja sebagai "Loser", kata tersebut berkonotasi negatif yang jika diterjemahkan berarti "pecundang".
Tiongkok: Arti positif justru datang dari negeri tirai bambu. Bagi Ling-Ling, bentuk jari dan tangan dalam gestur ini sebagai perwujudan angka delapan (8). Yang mana, angka 8 merupakan angka keberuntungan dalam budaya rakyat Tiongkok.

4. Gestur "Jempol" (ke atas)

Mengangkat jempol, rasanya hampir diseluruh dunia punya makna sama, yaitu "bagus" yang berarti sebuah pujian. Namun, gestur jempol punya bagi warga negara Iraq dan Iran dimaknai berbeda loh. Masyarakat Indonesia, kalau ada yang mengajungkan jempol keatas, maka akan membuat yang dituju termotivasi atau merasa puas telah dipuji. Sementara kalau acungan jempol sembari digerakkan kesamping, maka maknanya adalah menunjuk atau memberikan petunjuk arah yang dituju. Secara khusus, masyarakat Jawa menggunakan gestur ini untuk mempersilahkan secara sopan.
Amerika Serikat: Artinya sama seperti di Indonesia yakni "bagus". Kalau kamu suka menonton film-film barat, kamu juga bisa melihat gestur ini digunakan sangat ingin menumpang.
Iraq dan Iran: Gestur ini bermakna sebuah penghinaan. Jadi ketika mengunjungi Iran atau Irak, kemudian ingin memuji orang dengan gestur ini, alih-alih dapat balasan senyuman, bisa-bisa malah kena hajar.

5. Gestur "Kesini Lu"

Di Indonesia, gestur yang dibentuk dengan mengayunkan jarib telunjuk ini adalah gestur memanggil orang namun dengan "bumbu" intimidatif. Dan sepertinya punya nilai kurang sopan. Bisa juga bermakna memanggil, tapi dengan bumbu rayuan kepada lawan jenis. Di luar negeri, kita bahkan bisa ditangkap karena saking negatifnya gestur ini.

Berikut beberapa artinya diluar negeri:
Amerika Serikat: Sama seperti di Indonesia, yaitu untuk memanggil dan merayu seseorang. Oouw yeah, kemon beibeh…
Filipina: Kalau sedang ke Filipina, jangan sekali-sekali melakukan gestur ini di hadapan orang. Sebab bagi warga negara Filipina, gestur ini hanya untuk memanggil anjing. Ketika memanggil orang, dan menggunakan gestur ini, maka kita bisa kesandung masalah.

6. Gestur "Makan"

Di Indonesia, arti gestur yang dibentuk dengan mengerucutkan ujung jari-jari pada satu titik ini adalah "makan". Biasanya sambil mengarahkan gerakan ke mulut. Sementara di beberapa belahan dunia lain punya makna yang berbeda.
Amerika Serikat: Hanya meniru gerakan yang sering dilakukan orang Italia.
Italia: Bagi penikmat Liga Calceo, tentu tak asing dengan gestur ini ketika pemain kena semprit wasit bukan? Merek melakukan gestur seperti ini saat ada sesuatu yang tidak atau belum dimengerti. Bisa diartikan dengan "apa yang kamu katakan tadi?".
Malaysia: Gestur ini punya makna tunggu sebentar. Disebut dengan "chup", gestur ini berubah maknan apabila ujung jari yang semula mengerucut tersebut didekatkan ke mulut. Maknanya menjadi "makan", sama seperti di Indonesia.

7. Gestur "Bau"

Jika ada seseorang sedang melakukan gestur melambaikan tangan ke kiri dan ke kanan di depan hidung, itu mengindikasikan kalau disekitarnya ada bau yang tak sedap. Namun makna ini tidak sama di seluruh dunia. Ada juga yang mengartikannya berbeda. Berikut adalah makna gestur tersebut di beberapa negara di dunia:
Amerika Serikat: Gestur seperti gambar diatas saat diayunkan kekiri dan kekanan seperti melambai maka maknanya adalah "bau" tak enak.
Jepang: Makna gestur ini bagi orang Jepang adalah penolakan atau beearti "tidak" atau "tidak mungkin". Misalkan saat kita membeli souvenir yang kalau di rupiahkan seharga Rp 500.000, dan kita tawar Rp 10.000, bisa jadi orang Jepang akan membuat gestur tangan seperti ini, karena itu adalah hal yang "tidak bisa" atau "tidak mungkin".

Beberapa gestur tangan ternyata punya makna berbeda di luar negeri. Ada beberapa yang jauh bertolak belakang, ada pula yang sedikit bergeser maknanya. Semoga saja pembahasan tentang makna gestur yang berbeda-beda ini dapat berguna sebagai tips kalau kesempatan bepergian keluar negeri. Jangan sembarangan melakukan gestur tangan, bisa saja di Indonesia bermakna positif, namun ternyata bermakna negatif di luar negeri.

Load Comments

Subscribe Our Newsletter