Jalan Poros Lamongan-Babat Dicor, Pakai Jalur Alternatif Ini - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik

KABAR.PACIRAN.COM — Jika Anda berencana menggunakan jalur poros nasional Lamongan-Babat, ada baiknya memilih jalur alternatif. Pasalnya, mulai hari ini ada pengecoran jalan poros nasional di sepanjang Kecamatan Pucuk hingga Babat.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lamongan Ipda Fatkurrohman membenarkan adanya pengecoran jalan di lokasi tersebut. Tepatnya di KM 57.900 sampai KM 67.000 atau sepanjang kurang lebih 8,3 km.

"Proses pembangunan jalan ini akan dimulai hari ini dan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 4 sampai dengan 5 Bulan," kata Fatkur, Rabu (10/7/2019).

Untuk itu pihaknya mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan bersabar dalam berkendara. Fatkur menegaskan, tidak akan ada penutupan jalan selama pengecoran.

"Jalan akan tetap dibuka, namun hanya satu jalur dengan menerapkan contra flow," terangnya.

"Kami persilakan untuk mencari jalan alternatif, agar tidak terjebak dalam kemacetan," imbuhnya.

Kemudian Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Argya Satriya Bhawana mengatakan, ada beberapa jalur alternatif yang bisa menjadi pilihan. "Lewat jalur Pantura bagi yang datang dari arah Tuban mau ke Surabaya, yaitu dari arah Tuban Kota ke Palang kemudian ke arah Brondong untuk selanjutnya ke Paciran menuju Panceng kemudian ke Manyar. Begitu juga sebaliknya jika dari arah Surabaya," kata Argya.

Untuk yang berada di Babat dan hendak ke Surabaya, lanjut Argya, pengguna jalan bisa melalui jalur selatan. Yakni dari kota Babat menuju simpang tiga Nguwok menuju Kedungpring. Selanjutnya menuju arah Tlanak dan berlanjut ke Sugio kemudian langsung ke arah Lamongan. Lajur tersebut berlaku sebaliknya bagi pengguna jalan dari arah Surabaya.

"Ada juga jalur selatan dari Babat ke Nguwok ke Desa Kalen setelah itu belok ke Kedungpring untuk selanjutnya ke Sugio dan berlanjut ke Lamongan," imbuh Argya.

Kemudian untuk yang dari arah Babat ke Surabaya, terang Argya, juga bisa melalui Kalen ke arah Gunung Girik lalu ke simpang tiga Ngimbang. Terus berlanjut ke arah Sambeng dan Mantup kemudian belok kiri ke arah Tikung dan berlanjut Lamongan.

"Ini juga bisa dari arah sebaliknya," lanjut Argya.

Dari Lamongan kota yang akan ke Babat, Argya menyarankan untuk melalui jalur Jalan Mastrip ke Made kemudian ke Baturono dan berlanjut ke Simpang tiga Plembon menuju Unisda dan berlanjut ke Simpang tiga Semlaran. Dari arah Lamongan juga ada jalur lainnya, yaitu dari Turi menuju Sukodadi kemudian berbelok ke araha Paciran dan Karanggeneng berlanjut ke Banjarwati Paciran.

"Jangan lupa untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dan patuhi semua rambu dan aturan berkendara," pungkas Argya.

Sekadar informasi, sejak beberapa waktu yang lalu, jalur poros nasional antara Lamongan-Babat memang tengah dalam perbaikan. Jalur poros yang ada di Kecamatan Sukodadi baru selesai perbaikan dan hari ini akan dilanjutkan untuk jalur antara Kecamatan Pucuk hingga Babat

Jalan Poros Lamongan-Babat Dicor, Pakai Jalur Alternatif Ini

KABAR.PACIRAN.COM — Jika Anda berencana menggunakan jalur poros nasional Lamongan-Babat, ada baiknya memilih jalur alternatif. Pasalnya, mulai hari ini ada pengecoran jalan poros nasional di sepanjang Kecamatan Pucuk hingga Babat.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lamongan Ipda Fatkurrohman membenarkan adanya pengecoran jalan di lokasi tersebut. Tepatnya di KM 57.900 sampai KM 67.000 atau sepanjang kurang lebih 8,3 km.

"Proses pembangunan jalan ini akan dimulai hari ini dan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 4 sampai dengan 5 Bulan," kata Fatkur, Rabu (10/7/2019).

Untuk itu pihaknya mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan bersabar dalam berkendara. Fatkur menegaskan, tidak akan ada penutupan jalan selama pengecoran.

"Jalan akan tetap dibuka, namun hanya satu jalur dengan menerapkan contra flow," terangnya.

"Kami persilakan untuk mencari jalan alternatif, agar tidak terjebak dalam kemacetan," imbuhnya.

Kemudian Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Argya Satriya Bhawana mengatakan, ada beberapa jalur alternatif yang bisa menjadi pilihan. "Lewat jalur Pantura bagi yang datang dari arah Tuban mau ke Surabaya, yaitu dari arah Tuban Kota ke Palang kemudian ke arah Brondong untuk selanjutnya ke Paciran menuju Panceng kemudian ke Manyar. Begitu juga sebaliknya jika dari arah Surabaya," kata Argya.

Untuk yang berada di Babat dan hendak ke Surabaya, lanjut Argya, pengguna jalan bisa melalui jalur selatan. Yakni dari kota Babat menuju simpang tiga Nguwok menuju Kedungpring. Selanjutnya menuju arah Tlanak dan berlanjut ke Sugio kemudian langsung ke arah Lamongan. Lajur tersebut berlaku sebaliknya bagi pengguna jalan dari arah Surabaya.

"Ada juga jalur selatan dari Babat ke Nguwok ke Desa Kalen setelah itu belok ke Kedungpring untuk selanjutnya ke Sugio dan berlanjut ke Lamongan," imbuh Argya.

Kemudian untuk yang dari arah Babat ke Surabaya, terang Argya, juga bisa melalui Kalen ke arah Gunung Girik lalu ke simpang tiga Ngimbang. Terus berlanjut ke arah Sambeng dan Mantup kemudian belok kiri ke arah Tikung dan berlanjut Lamongan.

"Ini juga bisa dari arah sebaliknya," lanjut Argya.

Dari Lamongan kota yang akan ke Babat, Argya menyarankan untuk melalui jalur Jalan Mastrip ke Made kemudian ke Baturono dan berlanjut ke Simpang tiga Plembon menuju Unisda dan berlanjut ke Simpang tiga Semlaran. Dari arah Lamongan juga ada jalur lainnya, yaitu dari Turi menuju Sukodadi kemudian berbelok ke araha Paciran dan Karanggeneng berlanjut ke Banjarwati Paciran.

"Jangan lupa untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dan patuhi semua rambu dan aturan berkendara," pungkas Argya.

Sekadar informasi, sejak beberapa waktu yang lalu, jalur poros nasional antara Lamongan-Babat memang tengah dalam perbaikan. Jalur poros yang ada di Kecamatan Sukodadi baru selesai perbaikan dan hari ini akan dilanjutkan untuk jalur antara Kecamatan Pucuk hingga Babat

Load Comments

Subscribe Our Newsletter