Kirab Santri Paciran Berhadiah Umroh - Kabar Paciran -->
Baca artikel dan tutorial Android dan informasi gadget terbaik
KABAR.PACIRAN.COM - Paciran sebagai kawasan santri di Pantura Lamongan, juga sebagai sentra wisata religi yakni adanya makam para waliyullah di Paciran, seperti makam Sunan Drajat, makam Sunan Sendang, makam Syeikh Maulana Ishaq (ayah Sunan Giri), dan makam para waliyullah lainnya. Terlebih adanya pondok pesantren besar di Paciran, Lamongan, tentunya membuat kawasan ini sebagai sentra santri di Lamongan, Jawa Timur.

Hal itu, terbukti dengan melubernya jumlah para santri yang ikut acara jalan sehat / kirab santri dengan finish di Lapangan ASDP Tunggul, Paciran, Lamongan (24/10). Setelah menempuh rute di jalan raya Deandles sejauh 3.5 km, para santri lalu mengikuti prosesi pengundian kupon kirab santri yang didahului dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan shubbanul wathon secara serentak yang diikuti sekitar 4000 santri.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Rais Syuriah PCNU Lamongan, KH. Salim Azhar. Dalam sambutan yang disampaikan ulama yang juga pengasuh Ponpes Roudlotut Thullab Sendangduwur, Paciran, "Para santri harus cinta NKRI dan hormati ulama, terlebih lagi dulu dengan adanya Resolusi Jihad NU yang terbit pada 22 Oktober 1945."

Diakhir sambutannya, beliau mengajak para santri untuk meneriakkan jargon nasionalisme. Acara ditutup dengan doa penutup oleh Rais Syuriah MWC NU Paciran, KH. Abdul Ghoni Manan.

Kemudian acara pagi itu dimeriahkan dengan atraksi pendekar Pagar Nusa Ancab Paciran dengan menampilkan jurus-jurus silat dan atraksi ilmu kekebalan tubuh pesilat. Tak pelak atraksi itu membuat para santri dan hadirin tertegun untuk beberapa saat menyaksikan atraksi para pendekar silat itu.

Acara dilanjutkan dengan pengundian kupon kirab santri. Para peserta kirab berdebar-debar menunggu keberuntungan dirinya memperoleh hadiah menarik yang disediakan panitia. Setelah beberapa hadiah telah diundi, giliran hadiah utama berupa tiket umroh ke tanah suci.

Hadiah ini disponsori oleh perusahaan travel umroh dan haji ysng berkantor di sebelah selatan makam Sunan Drajat Paciran. Tahun ini merupakan tahun kedua, perusahaan travel ini mensponsori kirab santri ini.

Setelah ditunggu-tunggu akhirnya tiket umroh itu diperoleh oleh seorang santri/siswi cantik dari MA NU Mazra'atul Ulum Paciran, Ahlil Sidwi, kelas 12. Remaja ini besok bisa menikmati ibadah umroh secara gratis lima bulan lagi.

Ahmad Farid, selaku Wakil Sekretaris MWC NU Paciran berharap, "Semoga hadiah umroh itu membuat para santri semakin selamat beribadah dan belajar/mengaji." (Beny)

Kirab Santri Paciran Berhadiah Umroh

KABAR.PACIRAN.COM - Paciran sebagai kawasan santri di Pantura Lamongan, juga sebagai sentra wisata religi yakni adanya makam para waliyullah di Paciran, seperti makam Sunan Drajat, makam Sunan Sendang, makam Syeikh Maulana Ishaq (ayah Sunan Giri), dan makam para waliyullah lainnya. Terlebih adanya pondok pesantren besar di Paciran, Lamongan, tentunya membuat kawasan ini sebagai sentra santri di Lamongan, Jawa Timur.

Hal itu, terbukti dengan melubernya jumlah para santri yang ikut acara jalan sehat / kirab santri dengan finish di Lapangan ASDP Tunggul, Paciran, Lamongan (24/10). Setelah menempuh rute di jalan raya Deandles sejauh 3.5 km, para santri lalu mengikuti prosesi pengundian kupon kirab santri yang didahului dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan shubbanul wathon secara serentak yang diikuti sekitar 4000 santri.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Rais Syuriah PCNU Lamongan, KH. Salim Azhar. Dalam sambutan yang disampaikan ulama yang juga pengasuh Ponpes Roudlotut Thullab Sendangduwur, Paciran, "Para santri harus cinta NKRI dan hormati ulama, terlebih lagi dulu dengan adanya Resolusi Jihad NU yang terbit pada 22 Oktober 1945."

Diakhir sambutannya, beliau mengajak para santri untuk meneriakkan jargon nasionalisme. Acara ditutup dengan doa penutup oleh Rais Syuriah MWC NU Paciran, KH. Abdul Ghoni Manan.

Kemudian acara pagi itu dimeriahkan dengan atraksi pendekar Pagar Nusa Ancab Paciran dengan menampilkan jurus-jurus silat dan atraksi ilmu kekebalan tubuh pesilat. Tak pelak atraksi itu membuat para santri dan hadirin tertegun untuk beberapa saat menyaksikan atraksi para pendekar silat itu.

Acara dilanjutkan dengan pengundian kupon kirab santri. Para peserta kirab berdebar-debar menunggu keberuntungan dirinya memperoleh hadiah menarik yang disediakan panitia. Setelah beberapa hadiah telah diundi, giliran hadiah utama berupa tiket umroh ke tanah suci.

Hadiah ini disponsori oleh perusahaan travel umroh dan haji ysng berkantor di sebelah selatan makam Sunan Drajat Paciran. Tahun ini merupakan tahun kedua, perusahaan travel ini mensponsori kirab santri ini.

Setelah ditunggu-tunggu akhirnya tiket umroh itu diperoleh oleh seorang santri/siswi cantik dari MA NU Mazra'atul Ulum Paciran, Ahlil Sidwi, kelas 12. Remaja ini besok bisa menikmati ibadah umroh secara gratis lima bulan lagi.

Ahmad Farid, selaku Wakil Sekretaris MWC NU Paciran berharap, "Semoga hadiah umroh itu membuat para santri semakin selamat beribadah dan belajar/mengaji." (Beny)

Load Comments

Subscribe Our Newsletter